2 Surat Pendek Penolak Santet dan Pelet

Assalamualaikum Wr. Wb

Salam sejahtera semoga hanya kebaikanyang menyertai kita semua . .

Kemarin ada salah satu klien saya yang meminta amalan penolak santet namun yang mudah, tidak banyak makan waktu dan tenaga. Maka jawabanya tentu amalan surat al muawidzatain, yakni dua surat An Nas dan Al falaq.

Cara pengamalanya ada tiga yang bisa anda lakukan

Yang pertama yang paling mudah adalah dengan mengamalkanya cukup membaca masing-masing satu kali setelah sholat fardhu. Saat sedang haid atau halangan anda boleh tetap mengamalkanya di jam – jam sholat fardhu

Yang kedua dengan tingkatan kesulitan yang standar, yakni sama denganyang pertama hanya saja masing – masing surat dibaca 33x

Yang ketiga jika anda merasa sudah merasa terkena santet atau pelet maka amalkan terus menerus, baca terus menerus secara bergantian surat An nas lalu Al falaq, dibaca terus menerus sepanjang waktu . jika anda lupa tidak masalah, namun jika ingat langsung amalkan lagi, amalkan sampai anda merasa benar-benar sembuh.

Ketiga cara amalan ini bisa anda pilih sesuai dengan keadaan anda.

Apa manfaat amalan ini? Manfaat utamanya tentu untuk menghindarkan dan menghilangkan energi negatif yang ada di dalam diri, seperti santet, gendam, pelet hitam atau yang lainya.

Sedangkan manfaat lainya yang pernah dirasakan oleh klien saya lalu di share kepada saya diantaranya

Menjauhkan orang-orang yang memiliki niat jahat

Membuat musuh menjadi luluh, mau meminta maaf dan menjadi teman baik

Menjauhkan diri dari balak atau musibah yang akan menimpa anda, atau setidaknya meminimalisir efek atau akibat dari balak dan musibah tersebut

Dan masih banyak lagi manfaat – manfaat lainya yang bisa anda rasakan jika anda rutin atau istiqomah mengamalkan amalan ini.

Ya kurang lebih seperti itu penjelasan saya mengenai Dua surat pendek penolak santet dan pelet.

Terimakasih, sampai jumpa dikesempatan selanjutnya, akhir kata jika ada kebenaran yang saya katakan, itu semata dari Tuhan YME, jika ada salah kata saya pribadi mohon maaf. Saya Abah Romdhoni.

Wassalamualaikum Wr. Wb.