Orang Berweton Wage Memiliki Watak Pemarah, Benarkah ⁉️

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera semoga hanya kebaikan yang menyertai kita semua ..

Tempo hari saya menerima tamu dengan keluhan anak pemarah, nakal dan mudah menangis alias cengeng.

Ayah dari anak ini bertanya kepada saya, bahwa anak nya lahir dengan weton kamis wage, jadi wajar kalau pemarah, dan beliau minta solusi nya.

Disini saya beri solusi mustika peluluh sukma, salah satu sarana benda bertuah dari saya yang bermanfaat untuk meluluhkan seseorang.

Namun yang akan saya bahas disini bukan itu, tapi lebih ke meluruskan sala kaprah yang terjadi di masyarakat kita, utamanya jawa atau orang-orang yang sangat percaya dengan weton, dan menganggap bahwa orang dengan weton wage itu pemahar.

Karena ilmu weton itu bukan ilmu pasti ,apa yang saya katakan bisa jadi salah dan berbeda dengan keyakinan anda, dan saya rasa itu tidak masalah, namun di sini saya menjelaskan berdasarkan apa yang saya ketahui, wawasan dan pengalaman saya menangani klien.

Jadi menurut saya Yang sebenar nya orang dengan weton wage tidak 100% pemarah, tapi lebih ke sensitif perasaan nya.

Sensitif berarti benar mudah marah, tapi juga mudah sedih, mudah tersingungg tapi juga mudah untuk husnudzon dengan orang baru, mudah berempati dan mudah simpati, hati nya gampang tersentuh, baik tersentuh yang membuat nya marah maupun tersentuh yang membuat nya sedih atau luluh.

Jadi bisa dikatakan angappan weton wage maka orang nya pemarah tidak 100% benar, yang benar adalah sensitif, atau bahasa keren nya sekarang itu baperan.

Orang dengan weton wage baik jika di sekitar nya ada orang dengan weton legi, karenna orang dengan wetonj legi ini lah yang bisa mengendalikan dengan mudah orang berweton wage.

Jika orang dengan weton wage marah, orang dengan weton legi mampu untuk meredam nya,

Jika bersedih, maka mampu untuk menghilangkan kesedihanya.

Nah yang sedikit repot adalah kasus yang di alami oleh klien saya yang di awal tadi saya ceritakan, ketika satu keluarga, suami istri dengan dua anak dan satu nenek, dimana satu nenek ini dan satu anak ber weton wage, lalu satu rumah ini tidak ada weton legi, maka sering terjadi pertengkaran mengingat satu anak dan satu nenek ini sering bertengkar, bukan dengan keduanya, tapi juga dengan anggota keluarga lainya.

Maka dari itu saya beri solusi dengan mustika peluluh sukma kepada satu anggota keluaga tersebut yang kebetulan datang adalah anak dari nenek tersebut atau ayah dari anak dengan weton wage yang saya sebutkan tadi.

Saya rasa itu dulu yang bisa saya sampaikan berkaitan dengan orang berweton wage.

Terimakasih, sampai jumpa dikesempatan selanjutnya, akhir kata jika ada kebenaran yang saya katakan, itu semata dari Tuhan YME, jika ada salah kata saya pribadi mohon maaf. Saya Abah Romdhoni.

Wassalamualaikum Wr. Wb.