Penjelasan Pegat Dalam Weton Jodoh Kejawen

Assalamualaikum wr wb, salam sejahtera dan semoga hanya kebaikan yang selalu menyertai kita semua. aamiin aamiin yarobalalamiin. Nah, kembali lagi bersama saya Abah Romdhoni pakar pengasihan dari tanah jawa. ya seperti janji saya di kesempatan sebelumnya njeh, pada kesempatan ini saya akan jelaskan hasil perihitungan jodoh yang dibagi 8. Atau kalau orang jawa bilang satuan jodohmu iki tibone opo. Nah, pertama ini saya akan bahas yang pegat dulu njeh.
Nah untuk anda yang belum paham cara perhitungan weton jodoh yang dibagi 8 ini, anda bisa menonton video di chanel youtube saya. 
Nah, bicara satuan pegat ini tentu saja bukanlah hasil yang baik. Pegat dalam bahasa ini artinya cerai. Dalam kejawen satuan pegat ini memiliki makna bahwa hubungan yang anda jalani jika dilanjutkan sampai jenjang pernikahan, maka dalam kehidupan rumah tangganya nanti akan banyak sekali mengalami banyak masalah. Masalah seperti apa bah? banyak. Mulai dari yang umum masalah ekonomi, dimana nanti akan kesulitan dalam pekerjaan, jikalaupun mendapatkan pekerjaan dan pendapatanyang terbilang lumayan namun tidak ada wujudnya. Entah itu nanti habis untuk keperluan, atau habis karena musibah. Jadi bisa dibilang serba kekurangan. Lalu selain itu masalah lain seperti perselingkuhan, gengsi hidup, perbedaan pendapat, dan apapun itu yang ujungnya akan terjadi perceraian, jika keduanya sudah tidak mampu dalam menghadapi cobaan tersebut.
Contohnya weton apa saja bah yang jatuhnya pegat? Ya yang jumlah neptu keduanya ini jatuh pada angka 17, 25, dan 33. Seperti senin legi ketemu senin wage, lalu minggu legi ketemu kamis pon, lalu ada lagi sabtu wage dengan minggu pon, dan masih banyak lagi. Jika bingung nanti tanyakan saja di komentar weton anda dan pasangan, insyaAllah akan saya jawab.
Ya walau tidak selamanya dalam kehidupan pasangan yang jatuh pegat ini selalu ada cobaan, namun dalam kejawen sangat tidak disarankan untuk pasangan ini bersatu. Alangkah baiknya jika mencari yang lain. namun jika terpaksa harus bersatu, maka tentu saja akan ada jalan keluarnya. Nah apa jalan keluarnya? Nanti akan saya sambung di kesempatan selanjutnya

Terimakasih, sampai jumpa dikesempatan selanjutnya, akhir kata jika ada kebenaran yang saya katakan, itu semata dari Tuhan YME, jika ada salah kata saya pribadi mohon maaf. Saya Abah Romdhoni.
Wassalamualaikum Wr. Wb.